Cite This        Tampung        Export Record
Judul Karakterisasi Sifat Kimiawi Gel Berbasis Madu Kelulut (Heterotrigona itama) Sebagai Kandidat Pelindung Permukaan Gigi / Levi Natya Alus
Pengarang Levi Natya Alus
Penerbitan Samarinda : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mulawarman, 2025
Deskripsi Fisik xxii, 63 hlm :Ilustrasi ;29 cm
Subjek Gel madu kelulut, pelindung permukaan gigi, ftir, gugus fungsi, indeks kristalinitas
Abstrak Karies gigi merupakan permasalahan kesehatan yang umum diderita masyarakat Indonesia. Penyebab utama kerusakan gigi berasal dari pengonsumsian makanan manis dan asam berlebihan yang memicu respon aktif bakteri. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan berupa pengaplikasian topical application. Bahan alam yang berpotensi sebagai kandidat pelindung permukaan gigi adalah madu kelulut. Keunggulannya, yaitu bersifat antibakteri, mampu melekat lebih kuat tanpa merusak dan memutihkan gigi, meningkatkan saliva serta pH. FTIR merupakan instrumen penentu karakterisasi kimiawi gel madu kelulut sebagai kandidat pelindung permukaan gigi melalui gugus fungsi dan indeks kristalinitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan gel madu kelulut sebagai kandidat pelindung permukaan gigi melalui gugus fungsi dan indeks kristalinitas. Metode: Jenis penelitian berupa eksperimental murni dengan post – test only control group design menggunakan FTIR- ATR Bruker Alpha II dan software origin. Sebanyak 35 gigi dikelompokan menjadi 7 kelompok dengan perlakuan berupa olesan gel madu kelulut 10%, 12,5%, 15%, madu kelulut murni, gel CMC Na 3,5% + baking soda 10 gr, kontrol positif dan gigi tanpa olesan. Analisis data menggunakan uji ANOVA post-hoc test games-howell. Hasil: Gel madu kelulut 10%, 12,5% dan 15% ditemukan gugus fungsi O-H stretching (3304, 3288, 3289 cm-1 ); C=O stretching (1640, 1641, 1640 cm-1 ); C-H bending (1370, 1371, 1373 cm-1 ) serta C-O stretching (1028, 1024 dan 1020 cm-1 ). Elusidasi senyawa kimia yang terbentuk adalah carboxylic acid. Nilai indeks kristalinitasnya sebesar 86,14%, 86,60% dan 87,88%. Simpulan: Gel madu kelulut 10%, 12,5 dan 15% terbukti sebagai kandidat pelindung permukaan gigi.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
100/SKR/FKG/2025 100 Baca di tempat FAKULTAS KEDOKTERAN UNMUL - Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000004283
005 20250325091758
008 250325################|##########|#|##
035 # # $a 0010-0325000039
084 # # $a SKR LEV k 2025
100 0 # $a Levi Natya Alus
245 1 # $a Karakterisasi Sifat Kimiawi Gel Berbasis Madu Kelulut (Heterotrigona itama) Sebagai Kandidat Pelindung Permukaan Gigi /$c Levi Natya Alus
260 # # $a Samarinda :$b Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mulawarman,$c 2025
300 # # $a xxii, 63 hlm : $b Ilustrasi ; $c 29 cm
520 # # $a Karies gigi merupakan permasalahan kesehatan yang umum diderita masyarakat Indonesia. Penyebab utama kerusakan gigi berasal dari pengonsumsian makanan manis dan asam berlebihan yang memicu respon aktif bakteri. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan berupa pengaplikasian topical application. Bahan alam yang berpotensi sebagai kandidat pelindung permukaan gigi adalah madu kelulut. Keunggulannya, yaitu bersifat antibakteri, mampu melekat lebih kuat tanpa merusak dan memutihkan gigi, meningkatkan saliva serta pH. FTIR merupakan instrumen penentu karakterisasi kimiawi gel madu kelulut sebagai kandidat pelindung permukaan gigi melalui gugus fungsi dan indeks kristalinitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan gel madu kelulut sebagai kandidat pelindung permukaan gigi melalui gugus fungsi dan indeks kristalinitas. Metode: Jenis penelitian berupa eksperimental murni dengan post – test only control group design menggunakan FTIR- ATR Bruker Alpha II dan software origin. Sebanyak 35 gigi dikelompokan menjadi 7 kelompok dengan perlakuan berupa olesan gel madu kelulut 10%, 12,5%, 15%, madu kelulut murni, gel CMC Na 3,5% + baking soda 10 gr, kontrol positif dan gigi tanpa olesan. Analisis data menggunakan uji ANOVA post-hoc test games-howell. Hasil: Gel madu kelulut 10%, 12,5% dan 15% ditemukan gugus fungsi O-H stretching (3304, 3288, 3289 cm-1 ); C=O stretching (1640, 1641, 1640 cm-1 ); C-H bending (1370, 1371, 1373 cm-1 ) serta C-O stretching (1028, 1024 dan 1020 cm-1 ). Elusidasi senyawa kimia yang terbentuk adalah carboxylic acid. Nilai indeks kristalinitasnya sebesar 86,14%, 86,60% dan 87,88%. Simpulan: Gel madu kelulut 10%, 12,5 dan 15% terbukti sebagai kandidat pelindung permukaan gigi.
650 # 4 $a Gel madu kelulut, pelindung permukaan gigi, ftir, gugus fungsi, indeks kristalinitas
990 # # $a 100/SKR/FKG/2025
Content Unduh katalog